Sale!

Dimanakah Allah Media Tarbiyah

Rp17.000 Rp11.900

“Buku dimanakah Allah ini merupakan buku yang penting yang menjelaskan salah satu masalah aqidah yang pokok, namun banyak kaum muslimin yang tidak mengetahuinya, yaitu masalah keberadaan Allah ta’ala. Pembahasan dalam buku dimanakah Allah ini berdasarkan dalil-dalil yang selamat yang diambil dari Kitabullah dan Sunnah RasulNya shalallahu ‘alaihi wasallam.

 

“Penulis : Abu Ubaidah As-Sidawi

Penerbit : MEDIA TARBIYAH”

 

Jika selama ini kita mengaku muslim, jika selama ini kita yakin bahwa Allah satu-satunya yang berhak disembah, jika selama ini kita merasa sudah beribadah kepada Allah, maka sungguh mengherankan bukan jika kita tidak memiliki pengetahuan tentang dimanakah dzat yang kita sembah dan kita ibadahi selama ini sebagaimana dibahas dalam buku dimanakah Allah ini. Padahal Seseorang tidak dapat beribadah kepada Allah secara sempurna dan dengan keyakinan yang benar sebelum mengetahui nama dan sifat Allah Ta’ala.

 

Apabila Anda bertanya kepada beberapa orang:, “Dimana Allah?” niscaya Anda akan mendapati banyak versi jawaban.

 

Ada yang mengatakan, “Allah itu ada di mana-mana.” , “Allah ada di hati.”, “Allah lebih dekat daripada urat leher tunggangan hamba-Nya.”, “Allah ada tanpa tempat, tidak di kiri, ataupun di kanan, tidak di atas atau di bawah, tidak di sini atau di sana.”, atau bahkan ada yang menjawab, “Allah bersatu dengan hamba-Nya.”

 

Benarkah bahwa Allah Yang Mahasuci dan Rasul-Nya yang mulia belummenjelaskan perkara ini? Benarkah syari’at ini membiarkan umat dalam kebingungan tanpa jawaban pasti? Tentunya tidak. Oleh karena itu simak pembahasan lengkapnya dalam buku Dimanakah Allah yang bagus nan penuh manfaat ini.

 

Mudah-mudahan dengan kita mengetahui pembahasan dalam buku Dimanakah Allah ini, kita semakin mengenal Allah dan mengenal pokok aqidah yang benar. Sehingga kita dapat menjauhi pemikiran yang salah dan memperingatkan bahayanya kepada kaum muslimin.

 

Dapatkan dan miliki sekarang juga buku Dimanakah Allah di Pusat Buku Sunnah.