Sale!

Al-Iman Darul Falah

Rp47.000 Rp32.900

Penulis: Ibnu Taimiyah

Penerbit: Darul Falah

Ukuran: 16 cm x 24 cm

Cover: Soft Cover

Berat: 550 Gram

Tebal: 300 Halaman

Kitab Asli: Kitab Al-Iman

Resensi:

Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam dan shalawat serta salam tercurahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu

Alaihi wa Sallam.

Buku ini akan menguraikan tentang banyak hal berkaitan dengan masalah iman dan islam, kekufuran dan kemunafikan, dan perbedaan pendapat di antara para ulama, berikut di antara isinya:

Istitsnaa’ Dalam Iman

Kami merasa perlu memberikan sedikit ringkasan bahasan ini, karena uraian pengarang tentang masalah istitsnaa’ terlalu panjang. Istitsnaa’ (menyertakan ucapan insya Allah) pada dasarnya diambil dari ayat yang mulia dalam surat Al-Kahfi,

“Dan, jangan sekali-kali kamu mengatakan terhadap sesuatu, ‘Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok pagi’, kecuali (dengan menyebut), ‘Insya Allah’.” (Al-Kahfi: 24)

Ayat ini menuntut agar manusia tidak memastikan pelaksanaan sesuatu esok hari. Jika dia ingin mengerjakan sesuatu pada keesokan hari, hendaklah dia mengaitkannya dengan kehendak Allah. Sebagai misal, jika seorang berkata, “Aku akan pergi jauh besok”, maka dapat kita katakan kepadanya, “Kaitkanlah kepergianmu itu dengan kehendak dan ucapkanlah, “Insya Allah.” Sebab boleh jadi ada sesuatu yang menghalangi kepergianmu, sehingga engkaupun gagal pergi. Allah berfirman,

“Sesungguhnya kami telah menguji mereka (musyrikn Makkah) sebagaimana kami telah menguji pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh memetik (hasil)nya di pagi hari, dan mereka tidak mengucapkan, ‘Insya Allah’.” (QS. Al-Qalam: 17-18)